Berita

Rabu, 18 Februari 2015


Sakit penyakit yang diderita seseorang sering kali menyebabkan kondisi kurang nyaman. Dampaknya kadang menyebabkan hubungan antar individu dengan seseorang yang sedang menderita sakit menjadi dingin. Oleh karena itu adanya perhatian, penghiburan, pertolongan, serta pengobatan dibutuhkan oleh dia yang sedang sakit.Berdasar pada kondisi tersebut maka rasanya perlu keberadaan orang lain dalam untuk menguatkan selama proses penyembuhan. Sesorang pendamping yang rela berempati dengan seseorang yang sedang didera sakit.

Pada kenyataannya semua orang dapat menjadi seorang pendamping bagi seseorang yang sedang sakit,namun tidak semua orang bersedia menjadi pendamping. Perlu kasih, empati dan keinginan untuk memahami kondisi orang yang sedang sakit. Hal itu memang bukan persoalan mudah, tetapi selalu ada kemungkinan untuk menjadi seorang pendamping. Sosio Patoral Spiritual (SPS) Yakkum melihat hal ini sebagai sebuah kebutuhan. SPS Yakkum mencoba menjawabnya dengan menyusun serta menerbitkan modul pelatihan mengenai pendampingan pastoral terhadap orang sakit.

Tujuan

Modul pelatihan tersebut ditujukan untuk majelis dan aktivis khususnya yang tergabung dalam tim perkunjungan gereja. Harapannya para personil tim perkunjungan gereja menjadi seorang pendamping pastoral yang holistik bagi orang yang sedang sakit. Tetapi juga memiliki bekal yang cukup dalam mengemban tugas pelayanan gereja.

Mereka akan diajak untuk membangun pengertian mengenai pendampingan pastoral, fungsinya, dan aspek-aspek holistik dalam diri manusia. Dibekali dengan berbagai karakter dan keterampilan yang perlu dimiliki dalam melakukan pendampingan pastoral. Serta tahapan dan pendekatan yang dapat digunakan dalam pendampingan pastoral.

Topik yang akan dikupas antara lain apa itu pendampingan pastoral, orang sakit sebagai manusia holistik, karakter pendamping pastoral, dan proses pendampingan pastoral terhadap orang sakit. Empat topik tersebut akan disampaikanoleh fasilitator melalui ceramah dan simulasi. (SPS KY)