Renungan

Selasa, 24 Maret 2015

Mempunyai Tekad Yang Kuat Merupakan Wujud Nyata Belas Kasih

 

Tema : Tekad

Bacaan Kitab Suci : Matius 20:31

Ada 31 orang banyak yang ada di situ memarahi mereka dan menyuruh mereka diam. Tetapi mereka berteriak lebih nyaring lagi, "Tuan, Anak Daud, kasihanilah kami!"

Bapak – ibu dan saudara terkasih, tanggal 24 Oktober 1975, di Islandia, terjadiperistiwa besar, dimana perempuan – perempuan di Islandia turun ke jalan. Mereka menuntut adanya hak yang sama atas kaum laki – laki dan perempuan. Mereka berhenti bekerja di pabrik – pabrik. Mereka tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah. Aksi tersebuthampir melumpuhkan kehidupan di Islandia. Namun, dari hasil dari perjuangan mereka, setahun setelah itu, pemerintah Islandia akhirnya mengeluarkan peraturan untuk memberikan hak yang sama atas laki – laki dan perempuan. Bahkan, limatahun kemudian, Islandia memilikipresiden perempuan pertama.

Cerita lain lagi, kita pasti tahu sang penemu lampu,  Thomas Alfa Edison. Berkat penemuannya, kita bisa menerangi malam hari dengan cahaya lampu. Cahaya lampu yang menerangi kita dimalam hariadalah berkat kerja keras Thomas. Entah apa jadinyajika Thomas tidak dipakai Tuhan untuk menemukan lampu. Mungkin sajadunia akan menjadi gelap,dan banyak terjadi hal-hal buruk.

Beruntung, hikmat Tuhan menyertai Thomas,dan kita tidak hidup dalam kegelapan. Tapi, tahukah kitaapakah usaha Thomas hanya seperti membalik tangan saja? Tentu tidak. Dia menghabiskan banyak dana pribadinya, bahkan telah lebih dari 9000 kali percobaan dia lakukan.Dia tidak patah arang,terus berjuang,sampaiberhasil menyelesaikannya.

Lalu,apa yang membuat Thomas Alfa Edison dan para perempuan di Islandia terus berjuang? Satu jawabannya, tekad. Mereka ber-tekad,untuk membuat dunia menjadi lebih baik.

Perjuangan seperti yang dilakukan Thomas Alfa Edison dan perempuan – perempuansejalan dengan pengalaman dua orang buta yang ber-tekad melihat dunia. Mereka terus 'merengek' kepada Tuhan Yesus,meminta belas kasihan.Meskipun mereka disuruh diam, mereka tetap berseru kepada Yesus "Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!". Itulah tekad mereka,berseru kepada Yesusmemohon belas kasihan.

Dalam kehidupan kitapasti ada pengorbanan yang harus kita bayar demi kehidupan yang lebih baik. Kesemuanya itumembutuhkan tekad. Ketika kita berjuang dalam pekerjaanpun membutuhkan tekad untuk menyelesaikan pekerjaan kita.Ketika kita berpelayanan juga membutuhkan tekad untuk melakukan pelayanan yang lebih baik. Tentusaja tekad adalah untuk menuju sesuatu yang lebih baik. Seperti halnya Thomas,paraperempuan di Islandia,dan dua orang buta,tekad mereka membuahkan hasil. Jika kita bertekad bulat,hasil positif pasti kita raih. Apalagijika tekad kita dilandasi hikmat dan penyertaan Tuhan Yesus.Selamat membulatkan tekad,disertai hikmat dan berkat Tuhan Yesus.(SPS KY)

 

Balon hijau bentuknya bulat, kena matahari menyilaukan mata

Mari bersama membulatkan tekad, demi pekerjaan pelayanan kita

Amin